IslamiCruise: Kapal Pesiar Milik Malaysia Khusus Umrah Siap Beroperasi

Mulai Januari 2026, Malaysia akan memperkenalkan sebuah inovasi dalam perjalanan religi: sebuah kapal pesiar mewah bernama IslamiCruise persembahan dari Aroya Cruise yang menawarkan pengalaman “umrah sambil berlayar”.

Alih-alih menggunakan moda darat atau udara seperti umumnya, calon jamaah diberi pilihan jalur laut yang berpadu dengan kenyamanan ala kapal pesiar.

IslamiCruise


Rute dan Durasi: 15 Hari Menuju Tanah Suci

  • Kapal berangkat dari Port Klang Cruise Terminal di Selangor, Malaysia.

  • Dalam pelayaran selama sekitar 15 hari, kapal akan singgah di beberapa destinasi, yaitu: Banda Aceh (Indonesia), destinasi di Oman, serta Maladewa sebelum akhirnya berlabuh di Jeddah, Arab Saudi.

  • Setibanya di Jeddah, jamaah umrah akan diberikan waktu dua malam untuk mempersiapkan perjalanan menuju Tanah Suci.

  • Perlu dicatat: pelayaran ini bersifat satu arah. Tiket pulang (ke negara asal) tidak termasuk dalam paket dasar jamaah harus mengatur penerbangan kembali secara terpisah.

Rute ini tidak hanya sekadar jalur fisik — rute tersebut juga memiliki nilai historis. Beberapa pelabuhan yang dikunjungi mencerminkan jalur laut tradisional yang dulu digunakan jamaah Asia Tenggara menuju Tanah Suci.


Untuk Semua: Muslim & Non-Muslim

Meskipun dirancang sebagai perjalanan religi (umrah), IslamiCruise juga terbuka untuk penumpang non-Muslim. Dengan demikian, pelayaran ini bisa dinikmati siapa saja baik untuk tujuan spiritual maupun sekadar wisata laut mewah.

Penumpang non-Muslim akan mendapatkan paket khusus tanpa aktivitas ibadah. Sementara bagi umat Muslim, tersedia rangkaian bimbingan spiritual, ceramah, dan pengayaan rohani di atas kapal.


Fasilitas & Akomodasi — Liburan ala Kapal Pesiar Bintang Lima

Kapal yang digunakan memiliki kapasitas untuk menampung lebih dari 3.500 penumpang.

Pilihan akomodasi pun beragam: dari kabin standar, suite, hingga vila mewah. Untuk penumpang dengan kamar suite atau kelas premium, tersedia akses ke “Khuzama Club” sebuah paket eksklusif dengan layanan premium.

Fasilitas hiburan dan kenyamanan di kapal dirancang agar memberikan pengalaman menyeluruh tidak hanya untuk beribadah, tetapi juga untuk relaksasi dan rekreasi: kolam renang, seluncuran air, mini golf, hingga lapangan sepak bola mini.


Dampak terhadap Pariwisata & Ekonomi Malaysia

Menurut Direktur Proyek Aroya IslamiCruise, langkah ini diperkirakan mampu menarik ribuan wisatawan ke Malaysia sebagai titik awal pelayaran. Target awal mereka: sekitar 8.000 wisatawan.

Tak heran jika pemerintah Malaysia secara resmi memasukkan IslamiCruise sebagai bagian dari program wisata nasional Visit Malaysia 2026 sebuah inisiatif untuk menghidupkan kembali sektor pariwisata, dengan pendekatan religius sekaligus rekreasi modern.

Dengan adanya opsi ini, calon jamaah dari kawasan Asia Tenggara termasuk Indonesia memiliki alternatif baru: bukan hanya mengandalkan pesawat atau jalur darat, tetapi menikmati estetika perjalanan laut yang lebih santai dan berkesan.


Pertimbangan Sebelum Memilih: Plus & Catatan Penting

Kelebihan

  • Kombinasi antara ibadah dan liburan — memberikan pengalaman spiritual sekaligus rekreasi.

  • Jalur laut yang membawa nuansa sejarah, serta kenyamanan kapal pesiar modern.

  • Akomodasi fleksibel, dari standar hingga mewah — cocok untuk berbagai budget.

  • Terbuka untuk non-Muslim — memberi opsi liburan laut tanpa elemen ibadah.

Hal yang Perlu Diperhatikan

  • Paket dasar tidak termasuk tiket pulang — perlu diatur terpisah.

  • Pelayaran bersifat satu arah — artinya harus siap untuk logistik kembali.

  • Karena ini inovasi baru, mungkin perlu adaptasi terkait regulasi, visa, serta logistik bagi jemaah dari luar Malaysia.

IslamiCruise


Kesimpulan

IslamiCruise mewakili transformasi cara pandang terhadap perjalanan religi dari yang biasanya bersifat serius, kilat, dan padat, menjadi pengalaman spiritual yang santai, nyaman, dan berkesan.

Bagi banyak orang, ini bisa menjadi “jalan tengah” antara ibadah khusyuk dan liburan nyaman.

Dengan fasilitas modern, rute bersejarah, dan fleksibilitas untuk berbagai kalangan proyek ini berpotensi membuka bab baru dalam dunia umrah dan wisata halal.

Namun, seperti semua hal baru: penting untuk mempertimbangkan aspek logistik, anggaran, dan kesiapan pribadi sebelum memutuskan ikut.


Tim redaksi,

Soni Browsing

Next Post Previous Post